PENGAJIAN MUSEUM MUHAMMADIYAH
31 January 2025
Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua: Hikmah Isra' Mi'raj dalam Pengajian Museum Muhammadiyah
Sabtu, 25 Januari 2025 – Ruang Audiovisual Museum Muhammadiyah menjadi saksi digelarnya acara pengajian Isra' Mi'raj yang berlangsung dari pukul 07.30 hingga 09.00 WIB. Acara ini mengangkat tema Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua: Refleksi Sejarah Isra' Mi'raj dalam Menguatkan Keimanan dan Kesejahteraan Umat. Pemateri Pengajian ini adalah Ustadz Drs. H. Faesol Muslim, M.A, yang memberikan pencerahan mendalam mengenai makna perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dan relevansinya bagi kehidupan umat.
Acara dimulai dengan sambutan hangat dari Kepala Museum Muhammadiyah, Afan Kurniawan,ST., MT. Dalam sambutannya, beliau berharap agar program pengajian ini dapat rutin diadakan setiap bulan untuk memberikan manfaat dan memperkuat keimanan warga Civitas Museum Muhammadiyah. "Semoga kegiatan ini dapat mempererat ukhuwah dan meningkatkan pemahaman kita tentang sejarah agama serta relevansinya dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Ustadz Faesol Muslim kemudian memulai sesi materi dengan menyampaikan poin-poin penting tentang makna Isra' Mi'raj. Ia menjelaskan bahwa peristiwa Isra' Mi'raj merupakan ujian keimanan bagi umat Islam, di mana perjalanan luar biasa ini menunjukkan kuasa Allah SWT yang tidak terbatas. "Isra' Mi'raj bukan hanya sekedar perjalanan fisik, melainkan salah satu bukti dari kekuasaan Allah," ungkapnya. Poin utama yang ditekankan oleh Ustadz Faesol Muslim adalah pentingnya shalat dalam kehidupan seorang Muslim. Ia mengingatkan bahwa shalat adalah kewajiban yang langsung diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW sebagai wahyu yang harus diperhatikan dan dilaksanakan dengan penuh ketekunan. "Shalat merupakan komunikasi langsung dengan Allah, dan melalui shalat, kita mendapatkan kekuatan spiritual," ujarnya. Tak kalah pentingnya, Ustadz Faesol Muslim juga menekankan bahwa Al Qur'an adalah pedoman hidup umat Islam. Ia mengajak hadirin untuk senantiasa membaca, mempelajari, dan mengajarkan Al Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. "Al Qur'an adalah sumber cahaya yang akan membimbing kita menuju jalan yang benar. Kita harus menjadikan Al Qur'an sebagai petunjuk hidup yang tak tergantikan," tegasnya.
Acara pengajian ini diakhiri dengan doa bersama, mengharapkan keberkahan dan kemakmuran bagi seluruh umat. Semoga, pengajian seperti ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menguatkan keimanan dan memperbaiki kesejahteraan umat. [FHM]